Kemenag Buka Seleksi Beasiswa Kuliah di Al-Azhar Mesir 2025: Cek Syarat dan Jadwalnya

Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama resmi membuka kembali pendaftaran seleksi calon mahasiswa S1 Universitas Al-Azhar, Mesir untuk tahun akademik 2025/2026. Melalui Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), pemerintah menyediakan kuota beasiswa sebanyak 200 kursi bagi lulusan Madrasah Aliyah dan Pondok Pesantren di seluruh Indonesia.
Jadwal Penting Seleksi 2025
Bagi Anda yang berminat, pastikan untuk mencatat linimasa berikut:
- Pendaftaran: 14 – 24 Mei 2025 (Melalui Pusaka Superapps Kemenag).
- Seleksi Tahap I (CBT): Akhir Mei 2025.
- Seleksi Tahap II (Wawancara): Awal Juni 2025.
Kriteria Ijazah dan Batas Usia
Pendaftaran S1 Al-Azhar memiliki ketentuan khusus terkait latar belakang pendidikan:
- Syarat Ijazah: Hanya menerima lulusan Madrasah Aliyah (MA) di bawah naungan Kemenag atau lulusan pesantren dengan status Mu’adalah (penyetaraan ijazah resmi). Penting: Ijazah SMA, SMK, atau Paket C tidak dapat digunakan untuk mendaftar langsung ke program sarjana Al-Azhar.
- Batas Usia: Untuk jalur seleksi umum Kemenag, usia maksimal adalah 30 tahun. Namun, untuk skema beasiswa tertentu, batasan usia bisa lebih ketat antara 20 hingga 23 tahun.
Checklist Dokumen Pendaftaran Al-Azhar 2025
Dokumen yang tidak sesuai ejaan atau spesifikasi dapat menggugurkan verifikasi. Berikut adalah daftar yang harus dipersiapkan:
1. Data Diri & Identitas
- Paspor dengan masa berlaku panjang (minimal 18-24 bulan).
- Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga yang jelas.
- Akta Kelahiran asli dan fotokopi (pastikan ejaan nama selaras di semua dokumen).
2. Bukti Akademik
- Ijazah dan Transkrip Nilai asli beserta fotokopi legalisir.
- Bagi lulusan tahun berjalan, dapat melampirkan SKL atau Rapor kelas XII.
- Dokumen Mu’adalah bagi lulusan pesantren mu’adalah.
- Terjemahan tersumpah untuk dokumen yang tidak menggunakan bahasa Indonesia.
3. Spesifikasi Foto Resmi
- Ukuran 3×4 dan 4×6 dengan latar belakang putih dan merah.
- Ketentuan busana: Pria tanpa peci, wanita tanpa cadar (wajah harus terlihat proporsional).
4. Surat Keterangan Tambahan
- Surat Izin dari Orang Tua atau Wali.
- SKCK yang masih aktif (dari Polsek atau Polres).
- Surat Keterangan Sehat/Bebas Narkoba jika diminta.
Tips Sukses Verifikasi Dokumen
Mengingat proses administrasi yang ketat, mulailah mengurus legalisir dan paspor lebih awal. Pastikan scan dokumen dalam resolusi tinggi (format PDF/JPG) dengan penamaan file yang rapi. Selaraskan setiap huruf dalam ejaan nama Anda di semua berkas sebelum melakukan unggah di portal Kemenag.
Tanya Jawab (FAQ) – Seleksi Al-Azhar 2025
Q: Apakah lulusan SMK bisa daftar langsung ke Al-Azhar?
A: Tidak bisa. S1 Al-Azhar mensyaratkan ijazah MA atau Pesantren Mu’adalah. Lulusan SMK/SMA disarankan mengambil program bridging (penyetaraan) terlebih dahulu.
Q: Apakah SKCK harus dari Polres?
A: Umumnya SKCK dari Polsek sudah cukup, selama masih berlaku dan sesuai dengan format pendaftaran.
Q: Apa dokumen tambahan untuk beasiswa?
A: Biasanya memerlukan Syahadah hafalan Al-Qur’an (minimal 2 juz), rekomendasi dari organisasi (seperti PWNU/PCNU), serta surat keterangan mukim di pesantren minimal 3 tahun.
Leave a Reply
7 Komentar
-
Mau daftrd
-
Gimana daftarnya


and then














